Arti Sebuah Kemerdekaan

Oleh: M.Nurbadruddin

Merdeka bukan hanya berarti suatu kebebasan dari jajahan sekelompok yang membuat ketertindasan mengaktualisasikan hak-hak pribumi, dan kemerdekaan bukan juga hanya serimoni nostalgia atas perjuangan mendapatkan pengakuan kemerdekaan. Tetapi, merdeka adalah penciptaan sikap kebebasan atas aktifitas hak masyarakat untuk membangun bersama atas nama kebersamaan demi mencapai suatu kekuatan institusional atau agency untuk menciptakan kesejahteraan di semua lini, kekuatan tersebut terangkum di dalam negara sebagai bentukan atas nama masyarakat yang diintegrasikan sebagai alat (agency) atau wewenang (authority) untuk mengatur dan mengendalikan persoalan bersama, dari pandangan Hegel terhadap ini “bahwa terbentuknya itu dari hak-hak politik, yang mewujudkan ‘hak-hak’ universal dan terbentuknya hak-hak politik sebagai perwakilan, yang berada diantara individualisme egoistik dari masyarakat sipil dengan universalisme negara”, bung Karno juga mengatakan: “kemerdekaan adalah jembatan emas bagi masyarakat adil dan makmur”.

Prinsip kemerdekaan merupakan penciptaan kondisi yang membutuhkan kebersamaan untuk menciptakan kebebasan kepentingan dalam mencapai kesejahteraan dan keadilan sosial, kemerdekaan yang telah direbut oleh pejuang-pejuang terdahulu merupakan perjuangan kekuatan atas ketertindasan fisik, moral maupun aktulisasi ekspresi membangun pilar-pilar eko sosial. Hingga kenangan atas tumpah darah yang telah diperjuangkan dengan penghargaan tanda jasa dan arti kemerdekaan bangsa negara yang bernama Indonesia, tetapi yang paling penting sekarang adalah bagaimana mengisi pintu merdeka itu?, seberapa besar sumbangsi yang telah dikeluarkan demi negara?, seberapa kuat memperjuangkan atas nama negara atas pentas dunia?.

Perjuang sekarang adalah bagaimana kita menciptakan kreasi mengisi kekuatan negara sebagai kelompok sosial dan melakukan sebaik mungkin dalam mencapai hak individu, keterbatasan sebagai individu sebagai kelompok terkecil tidak pantas dilupakan begitu saja, “make differences in anyting and create to change’s of the people and the world” adalah kata yang terbaik dan ditanamkan di benak warga Negara Indonesia yang berada dimanapun karena, pertama, disetiap benak warga memiliki beban untuk memperjuangkan atas nama negara, tanggung jawab sebagai warga negara tidak hanya sebatas perjuangan atas individu terhadap kepentingannya, membuat sesuatu yang lebih baik dengan berbagai proses untuk bersama, karena surga keuniversalan rakyat merupakan sebaliknya adanya mereka sebenarnya atas pengakuan. Kedua, sikap nasionalisme, perasaaan yang subyektif pada sekelompok manusia bahwa mereka merupakan satu bangsa dan bahwa cita-cita serta aspirasi mereka bersama hanya dapat tercapai jika mereka tergabung dalam satu Negara atau nasional. Dalam hubungan ini patut disebut ucapan seorang filsof Prancis Ernest Renan: “pemersatu bangsa bukanlah kesamaan bahasa atau kesamaan suku-bangsa, akan tetapi tercapainya hasil gemilang di masa lampau dan keinginan untuk mancapainya lagi di masa mendatang”. Ketiga, melepaskan ketergantungan bantuan luar negeri. Bantuan negara kreditor sebenarnya merupakan manipulator yang berpura-pura murah hati, dengan menerima bantuan dan kemudian terseret dalam hubungan ketergantungan pada pemberi bantuan, karena bantuan tersebut dengan berbagai macam persyaratan politik, tanpa bantuan penggunan produktif dan hanya memuaskan kepentingan bisnis pihak tertentu. Membatasi seminimal mungkin terjadinya hutang luar negeri agar tidak terjadi defisit negara, selain itu, bisa diambil contoh negara-negara maju di asia, seperti Jepang dan Cina. Mereka membuka peluang yang sangat besar kepada kaum wiraswasta untuk bersaing dan membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya, ini harus dicontoh oleh pemerintah agar semua sektor mikro bisa maksimal untuk menjadi tulang punggung perekonomian negara dan sektor makro sebagai penguatnya. Keempat, membuka peluang riset sebagai motor penemuan ilmiah dan produktifitas anak bangsa. Tidak hanya kunsumtif dijadikan lebel kepada negara kita, akan tetapi produktif dan inovatif adalah kunci dari kemajuan suatu negara. Setiap karya anak bangsa merupakan sumbangsi atas kemajuaan, dengan penelitian dapat menemukan cara yang paling efektif, bersifat membuktikan dan mengembangkan berbagai sistem pemberdayaan masyarakat dan teknologi yang efektif.

Kesinergian kekuatan sosial, politik, ekonomi, teknologi dan sumberdaya manusia suatu negara sangat mempengaruhi akan tingkat kesejahteraan dan wibawa warga negaranya, mari kita mengisi kemajuan negara ini dengan memberikan pemikiran, tindakan dan support demi majunya negara Indonesia tercinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s