Budipekerti

Budipekerti

(moral)

Oleh: M.Nurbadruddin

Penilaian tidak hanya berdasarkan pada penampilan yang dihadirkan oleh seseorang untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain melainkan dari budipekertinya, dengan tindak-tanduk yang dilakukannnya adalah cerminan apa yang ada didalam hatinya, sebagaimana dalam Firman Allah swt: “sesungguhnya engkau Muhammad memiliki budipekerti yang agung”. Rasulullah negatakan “sesungguhnya orang yang paling baik diantara kalian adalah orang yang paling bagus akhlaknya” (Muttafaq). Baginda nabi di utus dimuka bumi ini hanya untuk menyempurnakan akhlak manusia yang ada agar semua yang ada di muka bumi ini dapat merasakan kedamaian, ketentraman, dan ketenangan tanpa adanya peperangan fisik yang saling melukai.

Rasulullah bersabda “tidak ada yang akan lebih memberatkan dalam timbangan seorang hamba yang beriman di hari kiamat nanti hanyalah kebaikan budipekertinya, sesungguhnya Allah membenci orang yang jelek perkataannya dan prilakunya” (HR Turmuzi), betapa besarnya porsi yang Allah berikan untuk orang-orang beriman yang memiliki prilaku yang terpuji baik dari tindak-tanduknya yang memberikan kenikmatan dan keindahan seorang muslim bagi yang melihatnya hingga ucapan yang dikeluarkannya memberikan hawa segar bagi yang mendengarkannya, berawal dari fondasi inilah yang akan dijadikan sebagai landasan yang paling fundamental ketika akan menilai seseorang didalam kerjaannya hingga tanggung jawab yang semestinya.

Kejujuran, menjaga kepercayaan (amanah), sopan-santun, tutur kata yang baik, dan banyak lagi lainnya sebagai tindakan yang seharusnya ditanam oleh seorang muslim dalam lubuk hati dan diterapkan dalam prilaku seharihari, Rasulullah bersabda “saya adalah orang yang menanggung rumah yang berada dipelantaran surga bagi orang yang meninggalkan kebaikan jika orang tersebut adalah orang yang biasa berbuat benar, dan rumah yang berada di terngah surga bagi orang yang meninggalkan berbohong jika orang tersebut adalah orang yang biasa bergurau, dan rumah yang berada di atas surga bagi orang yang mempunyai budipekerti yang baik” (HR Abu Daud), betapa tingginya bagi seseorang yang memiliki akhlak yang baik hingga diberikan suatu keistimewaan yang setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya didunia.

Tindakan-tindakan yang amoral yang banyak berkembang pada saat ini menampakkan bahwasanya minimnya ajaran yang di tanamkan dan pendidikan, lingkungan dan pergaulan untuk membangun dan membentuk tatakrama maupun moral yang diharapkan untuk menjadi panduan dimasa mendatang sebagai harapan tidak akan adanya suatu tindakan yang tidak terpuji sebagai buah dari pelajarang moral/adab dan sopan santun yang telah dipelajari. Sikap jujur akan setiap sikap, amanah akan setiap beban yang tanggung jawabkan, patuh pada orang tua, menghormati guru dan orang yang lebih tua, jika diterapkan dimasa kini tidak akan ada korupsi yang sudah mendarah daging di bangsa ini, karena turun temurun menjadi budaya yang tanpa ada upaya untuk membasmi dan memusnahkannya dari negeri kita ini, karena untuk menghapus prilaku tersebut hanya dengan individunya sebagai pengontrol.

Iklan

2 thoughts on “Budipekerti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s